Thursday, August 7, 2014

Think Smart!!!!

        Hallo...hallo..!!
        Selamat malam? apa Selamat Tengah Malam?? ini sudah cukup malam untuk menjadi produktif menulis ya? biarinlah. saya lagi mood nulis ini. jarang-jarang kan tulisan ini terpost di entri yang sudah mulai berlumut-lumutan karena jarang dapat entri baru :D
       Biasanya inspirasi menulis bakal kependam aja didalam kepala tanpa bisa keluar. andai saja pikiran itu bisa nulis sendiri jadi entri baru tanpa harus tangan membantu mengetikkan. kan itu akan lebih menghebat tempat didalam kepala. setuju tidaaaak?? :D saya rasa kalian setuju! kalo engga setuju, tetep harus setuju!! #edisimaksa
        Saya juga sering mikir sih. kenapa engga seproduktif waktu kemarin-kemarin menulisnya? banyak malesnya. banyak nantinya. banyak ngantuknya juga. tapi, akhirnya saya tau. kenapa? hehehe.. karena eh karena. saya kan baru kerjai.#edisicurcol. setiap hari masuk pagi pulang malem. sampe rumah udah menggap-menggap liat bantal sama kasur badan pingin tidur. jadilah, masa produktif untuk menulis tersingkirkan karena bantal dan kasur. kalian pernah engga nunggu tulisan saya? dari suaranya sih engga ada. #sedih. yah, tulisan absurd saya mungkin cuma orang iseng lewat karena kebuka engga sengaja. biarin! saya engga perduli. saya tetep makasih loh udah mau baca dan spend your time untuk tulisan absurd ini. beginilah pemikiran saya yang separo-separo saya tulis dalam blog ini. untuk sebuah kepuasan hati aja :D
       Ngomong- ngomong mata kananku sering kedutan hari ini. katanya sih ada yang kangen. taudeh siapa yang kangen? mungkin keluarga dirumah? bisa jadi sih! saya malah lebih kangen dari mereka :( #belbisyedih.
eh, tadi siang juga, saya kan kepasar sama temen pas jam free dari kerjaan. trus beli pisang. dapet tiga sisir 10ribuloh! bingung kan? pasti mikir. ini hubungan pisang sama kangen apa ya? saya juga engga tau. cuma mau cerita ajadeh. hahahaha... mari ketawa readers selagi kita diperbolehkan ketawa. hahaha... tapi. jangan banyak-banyak nanti dikira gila loh :P
          Baiklah!!!!
Mari kita ke bahasan yang benar-benar harus dibahas. bukan tentang kenapa entri saya hampir lumutan? kenapa mata kanan saya kedutan atau dapet pisang tiga sisir, kok bisa? :D
         Kali ini. saya ingin bahas tentang hal yang beberapa kali ini banyak dibahas-bahas orang. yang awalnya saya engga risih. terkesan slow but sure ajalah. tapi, lama kelamaan entah kenapa kena juga ke saya. tentang apa?? yah! kamu bener sekali. eh, belom ditulis ya bahasannya :D #nyobangelawak
         Begini teman-temana!!!
kita bahas tentang pasangan hidup! sepertinya ini tentang laki-laki? bisa jadi sih! seorang perempuan juga bisa untuk laki-laki tapi yang bahasnnya. bukan perempuan sama perempuan. nanti dikita cabe-cabean gara-gara tomat mahal. hahaha..
         Ceritanya begini. saya punya akun Beet*alk. yang di iklanin sama Al & Ariel Tatum. itu bukan bikinan yang disengaja. tapi, by accident soalny teman kerjaan saya  bikin dan saya disuruh bikin juga untuk nambah temannya. jadilah saya bikin. saat pertama kali buka akun dan beberapa hari kemudian. masih menyenangkan!. masih. tapi, lama kelamaan saya merasa tidak memili manfaat apa-apa. karena setiap status orang disana. hanya mengeluh, seolah bertanya sama yang diatas dalam statusnya, dan banyak hal yang saling berkaitan. Yaitu mempertanyakan tentang JODOH. tentang orang yang akan menjadi SUAMI atau ISTRI.
          Pingin tau engga statusnya gimana? saya contohin deh :
"Ya Allah, siapa yah jodoh saya?"
"Ada engga ya jodoh saya di antara pemilik akun Beet*lk ini?"
"Pingin disayang deh, tapi engga punya pacar. siapa ya yang mau jadi pacar saya?"
Dan banyak hal lain yang saya pertamanya engga terlalu perduli. tapi lama kelamaan saya jadi berpikir. apa dengan mereka membuat status seperti itu. mereka akan mendapat jawaban dari Tuhan? apa Tuhan juga akan membuat akun medsos untuk menjawab setiap doa hambanya? langsung terjawab dicomment status mereka "Saya akan kabulkan kamu kalo kamu engga nakal?". itu mustahilkan? itu tidak akan terwujud. selain berserah diri padanya dan berdoa dalam setiap ibadah yang diperintahkannya. bukan dengan menulis pertanyaan yang seolah-olah Tuhan akan membaca tulisan status tersebut.
          Selain cerita tersebut. teman satu kerjaan saya juga sudah ada beberapa yang ribut-ribut pingin nikah cepat. ada yang ribut-ribut karena engga punya pacar dan saat dia dapet pacar, orang tuanya tidak memberi restu karena pacarnya bukan orang yang berasa dari kota yang sama.
Juga!! hal yang paling membuat saya shock terapi adalah!! Adik sepupu saya yang baru saja masuk Smp kelas 1. sudah mempertanyakan kapan saya akan menikah? dia orang yang paling sering dan paling pingin tahu saya sama siapa?. pertama. saya tanggapi itu hal biasa. saya bilang kalo saya masih umur 22 Tahun. masih banyak hal yang membuat saya harus berpikir ulang untuk keputusan satu itu. bukan tidak pingin, bukan pula tidak ada rencana. bukan! tapi lama kelamaan dia bertanya dengan ranges yang terlalu banyak membuat saya berpikir. apa yang menjadi kegelisahan orang tentang hal satu itu? apa yang membuat orang-orang pingin segera menikah dan segera mendapatkan kekasih?
            Dari garis besar tersebut! saya pingin menuangkan beberapa pemikiran saya tentang pasangan hidup, kekasih, suami atau apapun itu namanya.
mungkin saya masih awam untuk memilih dan memilah hal apa yang bisa disebut dengan pemikiran. tapi bagi saya hal yang disebut jodoh tidak harus dipusingkan. tapi mungkin ada saat perlu untuk dipikirkan. seperti dengan siapa saya akan berjodoh? apa dia baik? apa dia yang terbaik dikirim Allah? karena untuk hal yang seperti itu. tidak bisa dicari dalam satu hari. tidak bisa diputuskan dengan sesuka hati. karena dengan pemikiran yang matang saja masih saja akan ada masalah yang tidak terduga.
            Jujur! saya agak sedikit takut untuk berpikir tentang itu. karena semakin saya menjadi dewasa dan akan menghadapi serta pasti akan menjalani juga. saya bertemu dengan beberapa kasus yang menurut saya sangat pelik. namun, saya salut untuk mereka bisa bertahan mempertahankan meski hati dan perasaan sakit. hal yang terjadi antara lain. suami hanya mengantungkan hidupnya pada istri, Istri yang terlalu mengekang suami dan seperti ia yang menjadi kepala keluarga bukan suami yang seharusnya. suami yang berselingkuh karena tanpa alasan yang logis.
          Berkaca dari hal tersebut. kadang saya merasa apakah saya siap?apakah saya siap untuk berjalan bersama dan saling membimbing untuk sebuah tujuan yang sama. karena hal tersebut bukan tentang kebahagiaan untuk satu bulan saja. tapi, untuk tujuan jangka panjang yang harus terus dan terus dijalani. tanpa ada kata bosan, sudah tak cinta, sudah tak suka, mempeta petakan kepentingan keluarga masing-masing dan juga orang lain yang tidak diharapkan. Komitmen yang sudah disahkan didepan penghulu, orang banyak dan tentunya Allah.SWT. harus tetap berjalan sampai akhir hayat. sampai maut memisahkan. terus bersama untuk saling mempelajari karakter masing-masing. saling berbagi untuk hal-hal yang terlalu sulit untuk disimpan sendiri serta banyak hal yang akan lebih baik jika bersama, dilakukan bersama dan bertanggung jawab bersama.
       Teman saya, begitu khawatir jika dia tidak akan mendapatkan pasangan.jadi ia terus mencari dan mencoba dari awal-awal lagi dan lagi. Hal tersebut akan memperbanyak mudoratnya. bukan manfaat. namun, bagi saya Allah sudah menentukan siapa, kapan dan mana jodoh itu akan bertemu. tanpa perlu dikhawatirkan. jika jodoh dan waktunya sudah pas. maka Allah akan mempertemukan tanpa harus menyusah-nyusahkan diri. Oleh itu, kenapa saya bertahan sendirian untuk waktu yang bisa dibilang cukup lama.
bukan karena tidak ada seseorangpun yang suka dan juga saya suka. ada! mustsahil tidak ada! tapi, saya mencoba membatasi apa yang harus dan apa yang tidak. saya pun percaya jika Allah akan mempertemukan saya dengan jodoh saya yang sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. ketika saya sudah siap dan ikhlas menjadi seorang makmum yang syurganya sudah dijamin akan didapat dari seorang imam selain patuhnya pada orang tua. seperti yang tertuang dalam HR Abu Daud. no.2140. yang berbunyi.
Seandainya aku memerintahkan seseorang untuk sujud pada yang lain. maka aku akan memerintah para wanita sujud pada suaminya. karena Allah telah menjadikan begitu besarnya hak suami yang menjadi kewajiban istri.(HR Abu Daud. no.2140)
 Meski tidak terlalu terperinci tapi saya yakin jika surga didapat selain dari orang tua. maka dari seorang suami yang juga memuliakan istrinya.
          Kesimpulannya adalah! jangan terlalu terbebani tentang hal yang disebut jodoh atau kekasih. karena Allah sudah mengariskan apa yang sudah ada dibumi ini. termasuk takdir seorang tentang pasangan hidupnya. Allah tau apa yang terbaik untuk kita. Jodoh, Rezeki dan hal lainnya sudah tertulis dalam Lauhul Mahfuzh milik Allah. jadi, jika belum mendapatkan kekasih atau calon suami. itu berarti Allah ingin kita memantapkan diri dan mempercantik iman, akhlaq, serta budi pekerti kita untuk seorang pria yang pasti akan sangat special dari Allah. Jadi, selagi masih sendiri. lakukan apa yang dilakukan. laksanakan apa yang sudah menjadi impian. langkahkan kaki untuk sebuah harapan yang sudah tersulam benang-benang keinginan dan gapai ia untuk menjadi kenyataan.
          Lakukan apa yang ingin dilakukan sebagai hal yang bisa membanggakan, melambungkan perasaan orang tua ketika tahu jika anaknya bisa memberikan apa yang mereka inginkan. Think Smart! Sebelum melakukan hal yang mungkin akan bisa merugikan orang lain atau diri sendiri. :)
cukup sekian Filosofinya, besok dilanjutkan karena harus bangun pagi besok :(
Malam Readers! semoga bermanfaat. kalo engga manfaat ya manfaatin manfaatin aja :D

No comments:

Post a Comment

Ku beri kau judul HUJAN

hujan deras itu akhirnya turun.. setelah beberapa saat sangat gersang dan kering.. tanah kembali lembab, tanaman kembali tersenyum dan udara...