Monday, August 25, 2014

Absurd Part I - I'll Believe, I'll Do The Best!

            Eumm.. seharusnya malam ini, Saya menyimpan tenaga untuk besok. Untuk perjalanan yang tidak lah dekat. Tapi, kepala ini tidak bisa berkompromi menunggu sampai Saya tiba. Tiba kembali dirumah tercinta. Kepala ini sudah menyimpan tumpukan semua cerita yang ingin Saya ceritakan. Jari-jari tangan ini sudah geli ingin menulis cerita. Ini bukanlah cerita yang terlalu indah, bagus atau menakjubkan. Apalagi menurut mereka yang sudah berapa kali merasakannya. Ini merupakan hal yang biasa mungkin bagi mereka. Tapi menurut saya ini sebuah cerita yang harus tetap saya ingat. Hal pertama semua bagi saya. Bagi kehidupan saya yang memang sudah absurd.
            Entah, bagaimana saya harus melukiskan kebahagiaan, kesenangan dan rasa tidak percaya ini. bagi saya ini tak pernah bisa terpikir akan terjadi. selama ini saya hanya berpikir mustahil. Tapi tuhan perlahan-lahan mulai menunjukkan apa yang selama ini aku inginkan. Tuhan juga mengingatkan saya ketika saya merasa tidak yakin dan putus asa serta kecewa. Ada beberapa hal yang selama ini saya tak pernah pikirkan. Selama ini saya pikir akan baik-baik saja. yang selama ini saya jalani seperti biasanya. Dan saya meyakini jika mimpi yang selama ini saya simpan dengan baik perlahan-lahan akan tercapai. Saya meyakini jika saya mau berusaha semua yang selama ini saya harapkan akan menjadi kenyataan. Karena Tuhan suka orang yang selalu berusaha serta berdoa.
            Tapi, saat rasa senang itu telah ada. rasa nyaman didalam posisi yang selama ini tak saya yakini bisa. Saya harus berhenti dan meninggalkannya. Pertama kali harus memutuskan, ada rasa kecewa, ingin menyalahkan orang bertanggung jawab atas semua ini tapi yang bertanggung jawab atas ini adalah diri saya sendiri bukan orang lain. Saya tak bisa mengeluarkan apa yang ada didalam kepala ini. saya hanya bisa menyimpannya dan berusaha mencerna apa yang saya hadapi saat itu. saya ingin menangis? Ingin. Tapi sulit! Yang ada didalam kepala adalah saya hanya seorang hamba yang sedang di uji. Seorang hamba yang harus memilih antara pekerjaan yang disenangi atau orang tua. Pekerjaan yang bisa memberikan semua yang selama saya impikan.
            Atau orang tua yang melahirkan, membesarkan, menyekolahkan, juga menjaga saya hingga besar seperti sekarang. haruskah saya menjadi malin kundang perempuan? Yang melupakan kampung halamannya demi mimpinya? Membiarkan orang yang sudah menjadi pahlawan selama ini tertatih? Harus kah saya menjadi kejam? Haruskah? Haruskah? Banyak pertanyaan yang selama mengambil keputusan berputar-putar diatas kepala. saya semakin tak bisa mengambil keputusan. Sulit saat saya harus mengingat mimpi dan cita-cita.
            Tapi, untuk menumpuk dosa lebih banyak itu sangatlah mudah, hanya dengan membantah perkataan mereka saja tiket neraka sudah dapat. Namun, untuk syurga? Sangatlah sulit. Karena itu saya tak ingin menjadi kejam. Tak bisa! Tak bisa! Saya memutuskan untuk melepas pekerjaan, menunda cita-cita, menunda mimpi terbesar saya. saya harus pulang! saatnya saya harus berkorban untuk kedua pahlawan hidup saya. Saatnya saya membuktikan jika saya bukan orang egois. Saatnya saya melatih hati ini yang berkendak seperti itu namun kenyataannya seperti ini. saya harus bisa meski itu sulit. Meski kadang, ketika saya berpikir nanti saya harus berusaha dari awal lagi, berjalan tertatih lagi. dan merasakan sulit lagi. merupakan momok yang menakutkan dan tak ingin saya rasakan lagi.
            Hidup memang aneh! Tidak bisa ditebak! Tak bisa diminta seperti apa? Kita hanya bisa menjalani. Melakukan dan memutuskan serta memilih. Saat ini, saya sedang mendengarkan lagu Super Junior – A Good Bye. Rasanya saya seperti mengatakan good bye kepada semua mimpi dan cita-cita yang selama ini saya punya. ini berat! Namun, beberapa hari yang lalu. saya mengalami hal-hal yang pertama. Seperti yang sudah saya bilang diatas tadi. saya ikut nonton acara ulang tahun sebuah stasiun televisi. Dimana Super Junior-M datang sebagai bintang tamu utama. Mungkin kalian sudah tahu siapa Super Junior. Tanpa harus saya ceritakan sepak terjang mereka didunia per-halyu-an. Mereka rajanya! Yah! Saya adalah salah satu pengemar berat mereka. bukan karena wajah mereka yang tampan saja. bukan! Kalau kalian lihat mereka beberapa tahun yang lalu. kalian pasti takkan percaya jika metamorphosis mereka sangat menakjubkan! Mereka daebak!
            Itu pertama kali saya melihat mereka langsung! Setelah selama ini saya hanya melihat mereka di youtube, foto, instagram dan lainnya! baiklah! Kalian bisa mengatakan ini norak. Kenapa saya harus mengepost cerita seperti ini? hanya bertemu dengan sebagian member Super Junior saja. Bukan! Bukan! Bukan hanya tentang itu, tapi tentang perjuangan yang saya alami. Super Junior adalah penyemangat saya selain orang tua dan keluarga. Kalian pasti tanya? Kemana pacar? hahahaha.. saya masih betah menjadi jomblo. Karena saya masih takut untuk memiliki komitmen yang nantinya akan mengekang saya. melarang saya menyukai hal selama ini sangat saya suka. entah, itu pemikiran seperti apa? Saya juga tidak tahu *ngelak*
            Di acara itu, banyak ELF (Everlasting Friends) sebutan untuk fans Super Junior. Semua berebut untuk masuk lebih dulu dan ingin duduk dipaling depan. Saya yang datang dari sekitar jam 2 sudah berada di antrian yang tidak bisa dikatakan paling depan tapi sudah tidak jauh dari pintu antrian. Sangat sesak dan sulit bernafas!! Semua teman-teman yang ada didekat saya banyak yang mengupati para penjaga pintu yang masih saya memaksa untuk menutup pintu. Padahal semua orang sudah lelah menunggu. Panas, lapar dan sempit. Itu yang saya rasakan! Baiklah! Saya memang belum pernah datang ke acara Suju yang lainnya seperti SMTOWN atau SUPER SHOW. Tapi, saya meyakini antrian didepan pintu tiket pasti tidak separah kemarin. pasti lebih rapi dan tertib. Entah siapa yang harus disalahkan dalam hal ini? apa para penonton yang terlalu antusias? Atau Hari yang sangat panas dan terik?
            Saya pingsan! Hahahaha.. ini hal yang memalukan! Sangat memalukan! Saya tahan malu ketika menulis ini. karena kalian tidak melihat saya. itu adalah pertama kali saya pingsan seumur hidup saya. selama ini saya selalu bertanya apasih rasanya pingsan? Kemarin saya merasakannya, akhirnya -_____- dan saya berjanji itu takkan pernah terjadi lagi. pingsan hanya seperti tertidur yang tidak bisa dikontrol. Dimana saja bisa pingsan. Tapi malunya itu luarbiasa! Kemarin rasanya saya ingin pulang saja! tapi ketika saya ingat orang yang membawa saya kesini siapa? Saya menjadi semangat dan kuat lagi. seharusnya saya berada di silver A. entah, saya mendapat rezeki darimana? Saya bisa masuk ke arena festival. Arena dimana saya bisa melihat Super Junior lebih..lebih..lebih jelas lagi.
            Itu pertama kali saya melihat mereka lebih dekat! Satu kata yang bisa saya ucapkan saat itu adalah TAMPAN! Namun, masih banyak kata lain yang sebenarnya ingin mengikuti tapi tasdi saya bilang satukan? Jadi satu saja cukup. Seterusnya kalian yang lanjutkan! Hehehe.. Perasaan drop saya beberapa hari yang lalu, entah meluap kemana! Saya merasa mendapatkan semangat yang besar lagi. saya menjadi meyakini jika saya harus..harus!! bisa bertemu dengan mereka lagi. saya ingin bisa berjabat tangan dan mengatakan jika saya terinspirasi atas kerja keras mereka menjadi seorang yang terkenal sekarang. saya juga pingin menjadi orang yang bisa menginspirasi. Saya akhirnya menyadari, jika apa yang sedang terjadi sekarang pasti ada sebuah hal yang hebat diakhir nanti. Saya yakin!!! Saya juga menyadari jika hidup ini hanya satu kali. Jadi saya ingin melakukan hal yang terbaik untuk kedua orang tua saya. saya dan mimpi juga cita-cita saya! selama saya bisa saya akan melakukannya. Saya tidak akan menyerah! We’ll Meet Next year OPPA! seterusssnya! wait me! 
banyak Fancam yang saya dapat tapi terlalu malas untuk mengupload. kalian bisa lihat beberapa di instagram saya Instagram :)

Thursday, August 21, 2014

MOM!

Kamu sering marah saat aku melakukan salah.
Kamu sering jengkel ketika aku tidak mengikuti apa yang kamu inginkan.
Kamu sering mengkhawatirkan aku berlebihan ketika belum pulang kerumah.
Kamu selalu merindukan aku meski tak pernah ditunjukkan.
Kamu selalu bilang kamu baik-baik saja meski kamu sakit parah.
Kamu bilang kamu masih kenyang, meski perutmu terasa lapar.
Kamu lebih mementingkan apa yang aku mau dan melupakan apa yang kamu mau.
Kamu selalu mendoakan aku, meski kadang aku jarang mendoakanmu.
Kamu selalu mengingat aku meski aku kadang akan lupa padamu ketika sedang senang.
Kamu punya cinta tanpa batas tanpa bisa diukur dengan meteran.
Kamu selalu kamu dan kamu.
Apalah esensinya itu semua?
Darah yang mengalir dalam tubuh yang berbeda.
Sifat yang sedikit sama meski tak sepenuhnya sama.
Ah, Ibu! Siapa sebenarnya engkau?
Namun, Engkau adalah detak jantungku juga penguasa didalam ruang-ruang hatiku selain ayah dan akan datang pangeran yang juga akan berkuasa dimasa depanku.
Tapi kamu tetap yang nomor satu!
Cepat Sehat Ibuku. Aku mencintai dan sangat menyayangimu :* I.L.U

A little things but I'll Remember Forever!!

         Dalam hidup selalu ada pilihan yang harus kita pilih. Pilihan yang sering membuat kita bimbang, frustasi, putus asa bahkan kadang menyalahkan pihak lain yang menyebabkan kita terjebak dalam posisi yang sulit itu. tapi, begitulah hidup. Selalu ada hal yang harus kita pilih. Jika kita tidak memilih, itu berarti kita tak pernah merasakan hidup yang sesungguhnya. Hidup itu adalah pilihan. Begitu kata-kata yang sering saya dengar dan baca. Allah selalu menguji hambanya untuk melihat apakah kita semakin mendekatkan diri pada-Nya atau malah membuat kita semakin menjauhkan diri dari-Nya.
            Kali ini saya ingin menulis tentang hal yang menjadi pemikiran saya, analisa saya dan keputusan saya. bukan untuk mengumbar! Atau mempublishkan apa yang sudah terjadi selama ini. namun, saya ingin sedikit membubuhkan pemikiran saya, tujuan saya dan impian terbesar dalam hidup saya. tujuannya adalah. Supaya jika suatu hari nanti saya lupa dan tiba-tiba saya membuka tulisan saya ini. saya akan mengingat apa yang selama ini harus tetap saya ingat dan selalu menjadi prioritas pertama dalam hidup saya. saya menulis ini karena menulis adalah salah satu hobi saya yang sangat saya gemari. Saya lebih suka menulis dan mengeluarkan pemikiran absurd saya dari pada saya harus menganggu teman-teman saya yang sedang sibuk dengan kesibukan mereka masing-masing dan masuk kedalam dunia permasalahan saya hanya untuk mendengarkan. Bukan saya tidak ingin mereka mendengarkan! Tapi, saya tidak ingin mereka harus menunda pekerjaan mereka hanya untuk meladeni saya bercerita yang belum tentu sebuah masalah yang serius dan mereka bisa memberikan solusi. *ini tidak untuk semua masalah. Untuk masalah serius, saya masih bercerita pada teman-teman terbaikku.
            Sejak kecil saya tidak terbiasa menjadi seorang yang manja. Karena mereka selalu meninggalkan saya dirumah bersama tante. Sehingga sangat jarang bisa bermanja-manja dipangkuan mereka. tapi, bukan berarti saya menjadi pribadi yang bebas dan kejam. Saya lebih suka berdiam diri dirumah ketimbang bermain keluar. Dan bukan berarti juga saya tidak pernah memiliki waktu bermakna bersama mereka. banyak hal yang saya pelajari dari kedua orang tua saya. banyak hal.
            Hal yang selalu saya ingat ketika bersama ayah adalah ketika teman saya melempari saya dengan jambu. Dan saya berlari dan terus berlari untuk menghindar. Dari kejauhan ayah memanggil saya kemudian menasihati saya dengan nada kesal yang ditahan. Saya tahu! Tidak ada orang tua yang mau anaknya diperlakukan jahat orang lain. Ayah bilang: “kalau orang lain melempar kamu dengan jambu, batu atau apapun. Jangan berlari menghindar! Tapi kamu harus membalasnya supaya mereka juga tahu apa yang kamu rasakan ketika mereka melemparimu. Bukan maksud ayah mengajarimu hal yang jelek. Tapi, ayah mau kamu berani menghadapi semua masalah dihadapanmu. Sekeras apapun itu. kamu harus tetap menghadapinya. Jangan berlari atau mencoba untuk menghindar karena hal itu takkan selesai dengan sendirinya jika kamu berlari.” Kata itu yang selalu saya ingat sampai saat ini. kata yang membuat  saya selalu berusaha menghadapi hal, situasi atau apapun yang mengenakkan atau tidak mengenakkan. Meski saya tidak bisa menyelesaikannya sendiri tapi saya selalu berusaha untuk menghadapinya.
            Dan hal yang selalu saya ingat bersama ibu adalah ketika saya bertengkar dengan teman sekolah sekaligus teman main. Ada hal kecil yang membuat saya dan teman saya bertengkar. Membuat kami tidak bertegur sapa, bermain bersama atau bercanda bersama. Saat ibu saya bertanya kemana teman saya? kemudian saya bilang bertengkar. Ibu saya menasihati saya dan kata itu selalu saya ingat sejak saya mendengarnya pertama kali. Ibu bilang: “lama-lama kamu bersama dengan temanmu. Maka akan lebih lama berpisah. Maka dari itu hargai semua moment yang kamu lakuin dengan teman-temanmu. Jangan melakukan hal yang bodoh yang akan menjadikan kenangan yang seharusnya indah menjadi tidak mengenakkan tapi kamu juga harus memilih siapa teman yang mengajak kamu kedalam kebaikkan atau keburukan.” Dari kata ibu tersebut, saya selalu mengingat bahwa hargai semua momen yang pernah dilakukan bersama teman-teman. Ambil apa yang menjadi kebaikan untukmu dan abaikan apa yang akan membawa keburukan untukmu.
 

Thursday, August 7, 2014

Think Smart!!!!

        Hallo...hallo..!!
        Selamat malam? apa Selamat Tengah Malam?? ini sudah cukup malam untuk menjadi produktif menulis ya? biarinlah. saya lagi mood nulis ini. jarang-jarang kan tulisan ini terpost di entri yang sudah mulai berlumut-lumutan karena jarang dapat entri baru :D
       Biasanya inspirasi menulis bakal kependam aja didalam kepala tanpa bisa keluar. andai saja pikiran itu bisa nulis sendiri jadi entri baru tanpa harus tangan membantu mengetikkan. kan itu akan lebih menghebat tempat didalam kepala. setuju tidaaaak?? :D saya rasa kalian setuju! kalo engga setuju, tetep harus setuju!! #edisimaksa
        Saya juga sering mikir sih. kenapa engga seproduktif waktu kemarin-kemarin menulisnya? banyak malesnya. banyak nantinya. banyak ngantuknya juga. tapi, akhirnya saya tau. kenapa? hehehe.. karena eh karena. saya kan baru kerjai.#edisicurcol. setiap hari masuk pagi pulang malem. sampe rumah udah menggap-menggap liat bantal sama kasur badan pingin tidur. jadilah, masa produktif untuk menulis tersingkirkan karena bantal dan kasur. kalian pernah engga nunggu tulisan saya? dari suaranya sih engga ada. #sedih. yah, tulisan absurd saya mungkin cuma orang iseng lewat karena kebuka engga sengaja. biarin! saya engga perduli. saya tetep makasih loh udah mau baca dan spend your time untuk tulisan absurd ini. beginilah pemikiran saya yang separo-separo saya tulis dalam blog ini. untuk sebuah kepuasan hati aja :D
       Ngomong- ngomong mata kananku sering kedutan hari ini. katanya sih ada yang kangen. taudeh siapa yang kangen? mungkin keluarga dirumah? bisa jadi sih! saya malah lebih kangen dari mereka :( #belbisyedih.
eh, tadi siang juga, saya kan kepasar sama temen pas jam free dari kerjaan. trus beli pisang. dapet tiga sisir 10ribuloh! bingung kan? pasti mikir. ini hubungan pisang sama kangen apa ya? saya juga engga tau. cuma mau cerita ajadeh. hahahaha... mari ketawa readers selagi kita diperbolehkan ketawa. hahaha... tapi. jangan banyak-banyak nanti dikira gila loh :P
          Baiklah!!!!
Mari kita ke bahasan yang benar-benar harus dibahas. bukan tentang kenapa entri saya hampir lumutan? kenapa mata kanan saya kedutan atau dapet pisang tiga sisir, kok bisa? :D
         Kali ini. saya ingin bahas tentang hal yang beberapa kali ini banyak dibahas-bahas orang. yang awalnya saya engga risih. terkesan slow but sure ajalah. tapi, lama kelamaan entah kenapa kena juga ke saya. tentang apa?? yah! kamu bener sekali. eh, belom ditulis ya bahasannya :D #nyobangelawak
         Begini teman-temana!!!
kita bahas tentang pasangan hidup! sepertinya ini tentang laki-laki? bisa jadi sih! seorang perempuan juga bisa untuk laki-laki tapi yang bahasnnya. bukan perempuan sama perempuan. nanti dikita cabe-cabean gara-gara tomat mahal. hahaha..
         Ceritanya begini. saya punya akun Beet*alk. yang di iklanin sama Al & Ariel Tatum. itu bukan bikinan yang disengaja. tapi, by accident soalny teman kerjaan saya  bikin dan saya disuruh bikin juga untuk nambah temannya. jadilah saya bikin. saat pertama kali buka akun dan beberapa hari kemudian. masih menyenangkan!. masih. tapi, lama kelamaan saya merasa tidak memili manfaat apa-apa. karena setiap status orang disana. hanya mengeluh, seolah bertanya sama yang diatas dalam statusnya, dan banyak hal yang saling berkaitan. Yaitu mempertanyakan tentang JODOH. tentang orang yang akan menjadi SUAMI atau ISTRI.
          Pingin tau engga statusnya gimana? saya contohin deh :
"Ya Allah, siapa yah jodoh saya?"
"Ada engga ya jodoh saya di antara pemilik akun Beet*lk ini?"
"Pingin disayang deh, tapi engga punya pacar. siapa ya yang mau jadi pacar saya?"
Dan banyak hal lain yang saya pertamanya engga terlalu perduli. tapi lama kelamaan saya jadi berpikir. apa dengan mereka membuat status seperti itu. mereka akan mendapat jawaban dari Tuhan? apa Tuhan juga akan membuat akun medsos untuk menjawab setiap doa hambanya? langsung terjawab dicomment status mereka "Saya akan kabulkan kamu kalo kamu engga nakal?". itu mustahilkan? itu tidak akan terwujud. selain berserah diri padanya dan berdoa dalam setiap ibadah yang diperintahkannya. bukan dengan menulis pertanyaan yang seolah-olah Tuhan akan membaca tulisan status tersebut.
          Selain cerita tersebut. teman satu kerjaan saya juga sudah ada beberapa yang ribut-ribut pingin nikah cepat. ada yang ribut-ribut karena engga punya pacar dan saat dia dapet pacar, orang tuanya tidak memberi restu karena pacarnya bukan orang yang berasa dari kota yang sama.
Juga!! hal yang paling membuat saya shock terapi adalah!! Adik sepupu saya yang baru saja masuk Smp kelas 1. sudah mempertanyakan kapan saya akan menikah? dia orang yang paling sering dan paling pingin tahu saya sama siapa?. pertama. saya tanggapi itu hal biasa. saya bilang kalo saya masih umur 22 Tahun. masih banyak hal yang membuat saya harus berpikir ulang untuk keputusan satu itu. bukan tidak pingin, bukan pula tidak ada rencana. bukan! tapi lama kelamaan dia bertanya dengan ranges yang terlalu banyak membuat saya berpikir. apa yang menjadi kegelisahan orang tentang hal satu itu? apa yang membuat orang-orang pingin segera menikah dan segera mendapatkan kekasih?
            Dari garis besar tersebut! saya pingin menuangkan beberapa pemikiran saya tentang pasangan hidup, kekasih, suami atau apapun itu namanya.
mungkin saya masih awam untuk memilih dan memilah hal apa yang bisa disebut dengan pemikiran. tapi bagi saya hal yang disebut jodoh tidak harus dipusingkan. tapi mungkin ada saat perlu untuk dipikirkan. seperti dengan siapa saya akan berjodoh? apa dia baik? apa dia yang terbaik dikirim Allah? karena untuk hal yang seperti itu. tidak bisa dicari dalam satu hari. tidak bisa diputuskan dengan sesuka hati. karena dengan pemikiran yang matang saja masih saja akan ada masalah yang tidak terduga.
            Jujur! saya agak sedikit takut untuk berpikir tentang itu. karena semakin saya menjadi dewasa dan akan menghadapi serta pasti akan menjalani juga. saya bertemu dengan beberapa kasus yang menurut saya sangat pelik. namun, saya salut untuk mereka bisa bertahan mempertahankan meski hati dan perasaan sakit. hal yang terjadi antara lain. suami hanya mengantungkan hidupnya pada istri, Istri yang terlalu mengekang suami dan seperti ia yang menjadi kepala keluarga bukan suami yang seharusnya. suami yang berselingkuh karena tanpa alasan yang logis.
          Berkaca dari hal tersebut. kadang saya merasa apakah saya siap?apakah saya siap untuk berjalan bersama dan saling membimbing untuk sebuah tujuan yang sama. karena hal tersebut bukan tentang kebahagiaan untuk satu bulan saja. tapi, untuk tujuan jangka panjang yang harus terus dan terus dijalani. tanpa ada kata bosan, sudah tak cinta, sudah tak suka, mempeta petakan kepentingan keluarga masing-masing dan juga orang lain yang tidak diharapkan. Komitmen yang sudah disahkan didepan penghulu, orang banyak dan tentunya Allah.SWT. harus tetap berjalan sampai akhir hayat. sampai maut memisahkan. terus bersama untuk saling mempelajari karakter masing-masing. saling berbagi untuk hal-hal yang terlalu sulit untuk disimpan sendiri serta banyak hal yang akan lebih baik jika bersama, dilakukan bersama dan bertanggung jawab bersama.
       Teman saya, begitu khawatir jika dia tidak akan mendapatkan pasangan.jadi ia terus mencari dan mencoba dari awal-awal lagi dan lagi. Hal tersebut akan memperbanyak mudoratnya. bukan manfaat. namun, bagi saya Allah sudah menentukan siapa, kapan dan mana jodoh itu akan bertemu. tanpa perlu dikhawatirkan. jika jodoh dan waktunya sudah pas. maka Allah akan mempertemukan tanpa harus menyusah-nyusahkan diri. Oleh itu, kenapa saya bertahan sendirian untuk waktu yang bisa dibilang cukup lama.
bukan karena tidak ada seseorangpun yang suka dan juga saya suka. ada! mustsahil tidak ada! tapi, saya mencoba membatasi apa yang harus dan apa yang tidak. saya pun percaya jika Allah akan mempertemukan saya dengan jodoh saya yang sudah tertulis di Lauhul Mahfuzh. ketika saya sudah siap dan ikhlas menjadi seorang makmum yang syurganya sudah dijamin akan didapat dari seorang imam selain patuhnya pada orang tua. seperti yang tertuang dalam HR Abu Daud. no.2140. yang berbunyi.
Seandainya aku memerintahkan seseorang untuk sujud pada yang lain. maka aku akan memerintah para wanita sujud pada suaminya. karena Allah telah menjadikan begitu besarnya hak suami yang menjadi kewajiban istri.(HR Abu Daud. no.2140)
 Meski tidak terlalu terperinci tapi saya yakin jika surga didapat selain dari orang tua. maka dari seorang suami yang juga memuliakan istrinya.
          Kesimpulannya adalah! jangan terlalu terbebani tentang hal yang disebut jodoh atau kekasih. karena Allah sudah mengariskan apa yang sudah ada dibumi ini. termasuk takdir seorang tentang pasangan hidupnya. Allah tau apa yang terbaik untuk kita. Jodoh, Rezeki dan hal lainnya sudah tertulis dalam Lauhul Mahfuzh milik Allah. jadi, jika belum mendapatkan kekasih atau calon suami. itu berarti Allah ingin kita memantapkan diri dan mempercantik iman, akhlaq, serta budi pekerti kita untuk seorang pria yang pasti akan sangat special dari Allah. Jadi, selagi masih sendiri. lakukan apa yang dilakukan. laksanakan apa yang sudah menjadi impian. langkahkan kaki untuk sebuah harapan yang sudah tersulam benang-benang keinginan dan gapai ia untuk menjadi kenyataan.
          Lakukan apa yang ingin dilakukan sebagai hal yang bisa membanggakan, melambungkan perasaan orang tua ketika tahu jika anaknya bisa memberikan apa yang mereka inginkan. Think Smart! Sebelum melakukan hal yang mungkin akan bisa merugikan orang lain atau diri sendiri. :)
cukup sekian Filosofinya, besok dilanjutkan karena harus bangun pagi besok :(
Malam Readers! semoga bermanfaat. kalo engga manfaat ya manfaatin manfaatin aja :D

Ku beri kau judul HUJAN

hujan deras itu akhirnya turun.. setelah beberapa saat sangat gersang dan kering.. tanah kembali lembab, tanaman kembali tersenyum dan udara...